Kepada Bisnis Partner ditempat

I. PENDAHULUAN

Perkembangan dunia teknologi informasi pada zaman ini begitu cepat perkembangannya. Hal ini menyebabkan semakin banyaknya bidang yang bergantung pada teknologi tersebut, salah satu dari perkembangan yang sangat pesat tersebut ialah Website. Website sangat diperlukan untuk alat penunjang, sebagai media informasi dan promosi di internet baik untuk perusahaan, organisasi, maupun pribadi. Dengan memiliki website maka dapat memudahkan seseorang untuk mendapat informasi mengenai perusahaan/instansi. Website merupakan Humas Digital Bisnis Anda, Dengannya interaksi bisnis/profile Anda dengan konsumen/masyarakat terjalin.

Ketika dunia digital sudah semakin maju dan setiap orang memiliki akses yang mudah terhadap Internet, maka berjualan secara online adalah sebuah pilihan menarik. Kenapa berjualan? Kenapa secara online? Pertama, berjualan adalah hal paling sederhana dari pengertian ‘bekerja’ yang bisa dilakukan oleh siapa saja. Dari desa sampai kota, laki-laki maupun perempuan, semua bisa berjualan. Lantas kenapa memilih jalur online?

Jalur online dipilih untuk memudahkan sebuah pemasaran tanpa terkendala kepemilikian tempat bisnis maupun sempitnya peluang sukses. Karena melalui jalur online, kita akan memiliki ruang pemasaran tanpa batas. Selain itu, saat ini, masyarakat sudah lebih menggemari hal- hal yang lebih praktis, seperti konsep “berbelanja tanpa harus keluar rumah”. Lalu, setelah memilih untuk melakukan penjualan secara online, media pemasaran apa yang harus kita pilih?

Istilah Toko Online pasti sudah tidak asing lagi bagi kita. Hampir setiap hari, kita selalu menjumpai istilah yang populer juga disebut sebagai ecommerce, web store, ataupun virtual store ini. Sebenarnya apakah yang dimaksud dengan toko online itu ?

Dari segi bahasa, toko online berasal dari dua suku kata, Toko dan Online. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, toko berarti sebuah tempat atau bangunan permanen untuk menjual barang-barang (makanan, minuman, dan sebagainya). Sedangkan Online yang terjemahan bahasa indonesianya adalah dalam jaringan atau disingkat daring, menurut Wikipedia adalah keadaan di saat seseorang terhubung ke dalam suatu jaringan ataupun sistem yang lebih besar. Jadi berangkat dari dua pengertian secara bahasa tersebut kita dapat mengartikan toko online sebagai tempat terjadinya aktifitas perdagangan atau jual beli barang yang terhubung ke dalam suatu jaringan dalam hal ini jaringan internet. Aktifitas ini biasa juga disebut Belanja Online.

Ketika kita melakukan transaksi di sebuah toko, kita bebas memilih barang yang akan kita beli. Terkadang kita perlu memasukkan barang yang kita beli ke dalam keranjang belanja lalu kita menyerahkan keranjang belanja tersebut kepada kasir untuk dihitung total belanja kita. Sama seperti transaksi di toko biasa, di toko online proses transaksi yang kita lakukan tidak jauh berbeda. Bila di toko biasa kita dilayani oleh manusia, di toko online kita dilayani oleh mesin.

Beberapa kelebihan toko online :

  1. Jangkauan yang luas karena sifatnya yang Online maka Toko online bisa di akses di seluruh dunia, bahkan dinegara kita hingga  ke pelosok desa yang sekarang sudah bisa di jangkau akses internet. Terlebih lagi jika pemasarannya di situs Jejaring sosial terkenal seperti Facebook atau Instagram.
  2. Unlimit Space, dengan online store, kita bisa jualan beraneka macam produk, dari drone hingga kue kering lebaran, dari meubel antik hingga sofa futuristik, dari berlian hingga baju piyama tidur, karena luasnya space tempat kita jualan. Berbeda dengan toko offline, yang terbatas space untuk menampung produknya.
  3. Akses tanpa batas, 24 Jam Nonstop, selagi tersambung koneksi internet, kita bisa belanja di online store. Berbeda dengan toko offline, yang terbatas jam buka nya.
  4. Tidak harus memiliki modal untuk membeli barang yang akan dijual,  Ya benar anda tidak harus memiliki barang sendiri, sebab bisa menjual juga barang milik orang lain, tentunya setelah terjadi akad kemitraan dengan pemilik barang terlebih dahulu.  Bayangkan dalam toko anda bisa menjual berbagai macam barang, seperti t-shirt, batik, sepatu, buku, prouduk kesehatan dan tentunya masih banyak lagi. Semua itu tidak mesti anda membelinya, lakukan lobi kepada pemilik barang tersebut untuk anda jual kembali, dengan memposisikan anda sebagai reseller
  5. Tidak memerlukan banyak karyawan, dengan adanya toko online maka anda bisa mengurangi jumlah karyawan, bahkan tidak diperlukan karyawan sama sekali. Ini tentu menjadi keuntungan bagi anda, karena bisa menekan overhead toko online anda,  sehingga tidak perlu lagi memikirkan gaji karyawan anda perbulan misalnya.
  6. Simpel dan cepat, karena anda tidak perlu repot berpromosi seperti penjual obat dipasar karena dengan memiliki toko online anda, banyak toolkit marketing berupa plug in yang bisa diinstall yang memudahkan kita  memasarkan produk sesuai target pasar, menjelaskan kriteria dan kualitas barang, jumlah stock barang yang tersedia, fasilitas pembayaran yang tersedia, pilihan kurir delivery order sesuai kebutuhan pembeli, melacak posisi barang yang dibeli, bahkan portal online store, amazone.com sudah menggunkan drone untuk mengirim barang, dan banyak feature online store lainnya yang belum disebutkan disini.
  7. Hemat biaya promosi,  dengan adanya internet maka promosi toko online tentu bisa lebih cepat dan hemat. Banyak cara yang bisa dilakukan, seperti melakukan optimasi mesin pencari SEO, promosi di situs iklan gratis, promosi di situs social bookmark, promosi di situs jejaring sosal Facebook atau Twitter. Untuk toko offline tentu biaya yang dikeluarkan lebih besar, seperti membuat brosur, banner, spanduk dan lain-lain
  8. Tidak perlu dijaga setiap saat, tidak seperti sebuah toko offline pada umumnya, anda harus menunggu pelanggan yang datang untuk berbelanja ke toko anda. Melalui toko online, anda tidak terus menerus menanti pelanggan, sebab transaksi pemesanan dapat dilakukan melalui email, sms atau sistem otomatis dari toko online yang anda kelola. Kita bisa memonitor toko online kita pada Dashboard admin online store kita, yang menampilkan grafik penjualan, database konsumen, stock barang yang habis, status barang yang diorder, hingga transfer pembayaran yang sudah masuk.
  9. Ketika online store sudah berkembang pesat, kepemilikannya bisa dijual ataupun diversifikasi usaha ke bidang lain, dengan cara menjual saham (go public).
Mengenal Konsep Marketplace

Selain mengandalkan konsep toko online untuk memperoleh sejumlah keuntungan dari internet, konsep marketplace juga dapat menjadi pilihan yang tepat dan minim risiko. Marketplace adalah suatu tempat di internet dimana banyak pihak berkumpul untuk melakukan proses transaksi jual beli, ada yang ingin mencari suatu barang dan ada pihak lain yang sedang ingin menjual barang.

Secara konvensional, konsep marketplace bisa dianalogikan seperti pasar tradisional dimana banyak orang berkumpul di tempat tersebut untuk melakukan transaksi jual beli. Pihak penyedia marketplace bertindak sebagai fasilitator yang mewadahi pertemuan dan transaksi legal antara pihak penjual dan pihak pembeli.

Dengan menjalankan marketplace, kita tak perlu memusingkan pembagian keuntungan kotor yang harus diuraikan untuk membayar biaya tertentu. Pada marketplace, keuntungan yang kita peroleh hanya dipotong untuk kepentingan biaya transaksi. Memulai bisnis online di marketplace menjadi salah satu solusi yang tepat bagi pebisnis online yang tidak memiliki dana yang memadai untuk menyimpan stok barang yang beraneka ragam.

Perkembangan bisnis marketplace juga tidak hanya terbatas pada penjualan produk saja, namun juga sudah mulai merambah ke bidang jasa dan penyediaan tenaga freelance. Beberapa startup seperti gobann.com dan Sribulancer menjadi contoh bahwa marketplace akan tersedianya tenaga kerja freelance yang kreatif dan handal kini sangat dibutuhkan di Indonesia.

Market place secara langsung bisa menjadi penengah untuk segala transaksi antara penjual dan pembeli. Di mana, anda akan memiliki jaminan keamanan bertransaksi dan melakukan pembayaran. Tokopedia, Bukalapak, Lazada, Shopee, elevenia, Blanja, dan JD (lokal) serta amazone, alibaba adalah beberapa market place yang bisa anda pilih sebagai media pemasaran sekaligus berjualan. Karena banyaknya keuntungan dan peminat untuk berjualan online.

Feature Marketplace KACAMATAPEDIA

1. Registrasi User

Orang yang akan melakukan transaksi belanja diharuskan untuk melakukan pendaftaran terlebih dahulu. Setiap marketplace menginginkan data yang valid dari user, dan pastinya proses registrasi setiap marketplace juga akan berbeda. Biasanya data valid yang sering digunakan adalah email dan nomor telepon untuk verifikasi saat registrasi. Anda bisa mendapatkan data user untuk disimpan di database system. Namun, disarankan untuk user yang belum mendaftar agar tetap bisa mencari produk yang diinginkan agar mereka tertarik untuk membuat akun dan melakukan pembelian. Fungsi dari regritasi ini adalah untuk membuat database user yang dengannya kita bisa menawarkan berbagai katalog produk lewat email user.

2. Registrasi Toko

Fitur ini harus ada di marketplace. User bisa bertindak sebagai penjual ataupun pembeli. Setiap marketplace juga mempunyai kebijakan yang berbeda, ada yang hanya memperbolehkan satu user satu toko atau satu user banyak toko. Itu semua tergantung kebijakan marketplace yang akan Anda buat. Semakin fleksibel aturan marketplace Anda, maka akan semakin banyak user yang ingin bertransaksi melalui aplikasi Anda.

3. Detail Produk

Produk yang ada di marketplace dikelompokkan berdasarkan kategori, bahkan sampai sub kategori. Umumnya, produk di marketplace menampilkan detail berupa nama produk, deskripsi, kondisi, jumlah stok, harga, varian warna, dan gambar produk dalam format grid. Sebagian marketplace membuat galeri gambar untuk masing-masing produknya. Sebagai contoh, toko HP bisa mengupload beberapa gambar HP nya agar pembeli bisa melihat produk itu dari berbagai sisi.

4. Halaman Dashboard

Halaman dashboard adalah halaman yang dimiliki oleh penjual/pembeli setelah login. Biasanya halaman dashboard untuk penjual berisi menu untuk menambah produk atau melihat catatan transaksi harian. Hal ini dimaksudkan agar semua fitur penjual dapat dilihat rekap nya pada satu halaman yang sama. Tentu fitur dashboard sangat membantu penjual dalam monitoring transaksinya. Adapun dahsboard untuk pembeli berisi progres barang yang dibeli, sudah sampai pada tahap apa barang tersebut di proses, termasuk didalamnya tracking posisi barang pada paket.

5. Motode Pembayaran

Sama halnya seperti fitur yang harus ada di onlineshop, fitur metode pembayaran wajib ada di sebuah marketplace. Sebuah marketplace bisa dilihat bagus tidaknya dari kemudahan membayar perbelanjaan. Marketplace yang bagus biasanya menawarkan banyak metode dalam pembayaran dari COD, Transfer ATM, Internet Banking maupun Paypal. Semakin banyak opsi yang ditawarkan, semakin bagus marketplace tersebut.

6. Fitur Pencarian Barang

Fitur ini dapat memudahkan pengguna untuk mencari dan melakukan fiter daftar barang yang ingin dibelinya. Dengan mengetikkan keyword yang dicari, system akan memunculkan produk yang relevan dengan keywordnya. Jadi pengguna tidak perlu repot untuk mencari produk dengan cara manual atau scroll satu per satu. Metode search lain yang patut dicoba yaitu mencari penjual berdasarkan lokasi terdekat. Hal ini dimaksudkan agar pengguna dapat mengetahui di area lokasinya ada toko yang menjual produk apa.

7. Media Sosial Internal

Dengan fitur ini, semua member KACAMATAPEDIA dapat berinteraksi seperti dipasar pada umumnya, sama halnya dengan platform media sosial seperti FB. Member mart bisa memposting produk, share informasi, japri lewat pesan, membuat group dan berbagai fungsi media sosial lainnya. Melalui media sosial internal ini, KACAMATAPEDIA sebagai oparator marketplace ini bisa memberi push notification di aplikasi marketplace untuk menawarkan produk, mengingatkan jatuh tempo angsuran, ataupun edukasi bisnis kepada nasabah.

8. Dashboard Informasi 

Merupakan fitur dimana history transaksi yang terjadi pada marketplace tersebut ditampilkan, KACAMATAPEDIA sebagai operator sekaligus regulator bisa mengetahui, mana nasabah yang terlaris jualannya, produk mana yang banyak di cari, pedagang mana omzetnya yag terbagus dalam harian, mingguan atau bulanan, stock produk, database pembeli dan penjual, rata rata transaksi yang dihasilkan, dan berbagai macam fungsi akutansi yang ditampilkan dalam bentuk grafik maupun tabel.

9. TV & RADIO STREAMING

Merupakan media audio visual internal untuk mempromosikan iklan produk di KACAMATAPEDIA dimana kita akan membangun interface pembeli dengan visualisasi yang menari yg belum pernah ada pada marketplace sebelumnya, dimana kita akan mengintregasikan audio visual sebagai tool yang menarik dari marketplace ini. 

Demikian proposal ini kami uraikan,  berikut kami sampaikan  penawaran pembuatan paket website/aplikasi android/ios marketplace berikut featurenya yang bisa Anda pelajari di tabel berikut ;

MARI BERHITUNG

Bagaimana cara membiayai aplikasi marketplace Anda
( KACAMATAPEDIA )

1. Iuran Bulanan.

Misal paket aplikasi premium yang diambil, Harga aplikasi untuk subscribes 5 tahun adalah 500 juta atau 8.300.000 per bulannya. Kemudian biaya layanan cloud server dan firebase sebesar, 2.7jt maka total pengeluaran 11.000.000 per bulan.

Total pengguna/pedagang aktif misal 20% dari database komunitas (asumsi ada 1.500 optik anggota GAPOPIN aktif) , maka terhimpun 300 pengguna/penjual (optik), dibebankan iuran 5.000 per hari atau 150.000 ribu per bulan, maka KACAMATAPEDIA sudah mempunyai pendapatan per bulan 45.000.000 saja dari sewa lapak aktif komunitas/penjual.

Dengan memberikan promosi gratis layanan berbayar untuk satu tahun, dan dalam satu tahun marketplace mendapat apresiasi masyarakat dengan banyaknya transaksi tersebut, nisacya dibebankan iuran 10.000 perhari atau 300.000 per bulan bagi nasabah/penjual akan sangat ringan karena sebanding dengan manfaatnya bergabung.

Maka beban biaya operasional perbulan tersebut dapat dianggarkan dari iuran bulanan tersebut, sehingga pada tahun kedua dan seterusnya adalah saat memanen hasil.

2. Suplayer & Reseller

Melalui akad tersendiri sebagai reseller, KACAMATAPEDIA bisa mendapatkan prosentasi keuntungan dari produk yang dijual sesuai kesepakatan dengan pemilik barang.

Dalam hal ini pedagang yang sudah menggunakan akad sewa lapak, maka tidak dibenarkan kita mendapatkan pendapatan melalui akad  reseller ini. Akad reseller berlaku jika pemilik barang tidak menyewa lapak di KACAMATAPEDIA

Jika kita mengambil harga reseller 10% saja dari total transaksi yang ada dalam marketplace tersebut, maka pendapatan melalui akad ini sudah tidak bisa dianggap remeh.

Kita juga bisa memposisikan diri sebagai suplayer frame/lensa kepada optik yang membuka lapak di marketplace optik kita, dan itu sebenarnya yg dilakukan wholesale dengan menjual ke retail melalui akun reseller di beberapa marketplace yg sdh exist sekarang ini.

3. Pendapatan Iklan

Seiring berjalannya performa marketplace KACAMATAPEDIA yang sudah dikenal masyarakat luas, maka akan banyak produsen/wholesale frame & lensa juga instrument optik yang akan mengiklankan produknya di marketplace KACAMATAPEDIA Pendapatan tarif iklan tersebut yang bisa dicadangkan untuk membiayai aplikasi marketplace ini. Apalagi kelebihan iklan KACAMATAPEDIA yang menggunakan media radio dan tv streaming (Khusus Paket Advance)

4. GO PUBLIK

Ketika KACAMATAPEDIA menjadi pilihan ummat dalam belanja online, maka pengembangan usaha adalah keniscayaan. Langkah tersebut bisa dilakukan dengan go publik menjual saham. Insya Allah dengan aset database yang dimiliki KACAMATAPEDIA , nilai saham pun akan tinggi.

Membangun marketplace adalah sarana mengedukasi ummat, karena didalam marketplace tersebut kita bisa memberikan edukasi ummat, informasi produk halal, produk produk muslim, dan tentunya berkolaborasi dengan ummat dalam pemberdayaan ekonomi ummat. (GREEN OPTIK)

Marketplace KACAMATAPEDIA
Powered by Tridaya.Solutions

Yuk, harga ide kreatif dengan tidak copas content ini, silahkan hubungi kami jika tertarik dengan content kami